5 Fakta Gojek yang PHK 430 Karyawan

7

Jakarta – Kabar mengejutkan datang dari decacorn dalam negeri, Gojek. Perusahaan jasa transportasi berbasis aplikasi tersebut melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) 430 karyawan.

Pengumuman PHK ini dibenarkan oleh pihak manajemen. Selain memangkas jumlah karyawan, Gojek juga menghapus sejumlah layanan yang ada, yakni GoLife dan GoFood Festival.

Berikut 5 fakta yang dirangkum detikcom terkait PHK Gojek:

1. 430 Karyawan yang di-PHK Setara 9% Karyawan Gojek

Jumlah karyawan yang kena PHK setara dengan 9% dari total karyawan yang mencapai 4.000 orang. Mayoritas yang di-PHK berasal dari divisi terkait dengan GoLife dan GoFood Festival.

Layanan GoLife meliputi layanan GoMassage dan GoClean, sementara GoFood Festival yang merupakan jaringan pujasera GoFood di sejumlah lokasi.

Ada dua keputusan utama yang diumumkan seiring ditetapkannya strategi tersebut. Pertama, dihentikannya sejumlah layanan non-inti yang terdampak pandemi. Kedua, perampingan struktur perusahaan secara menyeluruh untuk mengoptimalisasi pertumbuhan yang berkesinambungan di masa mendatang.

2. Pesangon yang Didapat Karyawan Terdampak

Karyawan yang terdampak akan menerima pesangon (minimum gaji 4 pekan) ditambah tambahan 4 pekan gaji untuk setiap tahun lamanya bekerja. Gojek tidak mewajibkan karyawan yang terdampak untuk bekerja saat sudah memasuki periode pemberitahuan, namun gaji tetap dibayar penuh.

Laman: 1 2 3

You might also like
close